Obat Tradisional Thalasemia

Thalasemia

obat tradisional thalasemia

obat tradisional thalasemia

Thalasemia merupakan penyakit menurun yang ditandai dengan gangguan dan ketidakmampuan memproduksi eritrosit dan hemoglobin.

Kelainan darah yang ditandai dengan kondisi sel darah merah yang mudah rusak, yaitu 3-4 kali lebih cepat dibanding sel darah normal. Oleh karena itu umurnya pun relatif lebih pendek dibanding sel darah normal. Jika sel darah normal memiliki umur 120 hari, maka sel darah merah penderita thalasemia hanya bertahan 23 hari.

Sel darah merah yang rusak diuraikan menjadi zat besi didalam limpa. Karena kerusakan darah terjadi dengan cepat dan massif, maka kandungan zat besi dalam tubuh menumpuk dan bisa mengganggu fungsi organ lain sehingga berujung pada kematian.

PENYEBAB PENYAKIT THALASEMIA:
Thalasemia bukanlah penyakit menular, namun disebabkan oleh faktor keturunan (genetic). Pasien thalasemia sendiri banyak ditemukan didaerah miskin. Begitu juga dengan daerah endemis malaria. Daerah endemis malaria merupakan daerah yang sangat rentan terjadi kasus thalasemia. Parasit malaria diduga ikut membantu kerusakan sel darah merah.

Sayangnya hingga saat ini thalasemia belum bisa diobati untuk penyembuhan. Bahkan, pada banyak kasus penderita thalasemia mayor tidak berhasil mencapai usia tua dan meninggal pada usia 19-30 tahun.

Namun kasus kematian bukan karena penyakit thalasemianya, tapi karena komplikasi kerusakan organ akibat penumpukan zat besi yang berlebihan di dalam organ tubuh. Namun agar penderita tetap produktif, dibutuhkan transfusi darah secara teratur setiap bulan selama hidupnya. Pengobatan yang efektif bisa memperpanjang usia harapan hidup hingga 40-50 tahun.

JENIS THALASEMIA:

Skema turunan penyakit thalasemia
Thalasemia dibedakan berdasarkan gejala klinis dan tingkat keparahannya yakni thalasemia mayor dan thalasemia minor. Thalasemia mayor yakni mayor dimana kedua orang tuanya merupakan pembawa sifat, serta thalasemia minor dimana gejalanya jauh lebih ringan dan hanya sebagai pembawa sifat saja.

Pada thalasemia mayor gejala dapat timbul sejak awal masa anak-anak, namun kemungkinan untuk bertahan hidup terbatas. Beberapa kasus yang ditemukan selama ini juga membuat timbulnya penggolongan yang lebih baru, yakni thalasemia intermedia, yakni dimana kondisinya berada diantara kedua bentuk thalasemia mayor dan minor.

Penderita thalasemia ini dibedakan berdasarkan produksi jenis globin yang terganggu. Jika mengalami produksi globin jenis alfa yang terganggu, maka penderitanya mengalami thalasemia alfa, sedangkan jika mengalami produksi globin jenis beta yang terganggu, maka penderitanya mengalami thalasemia beta.
Disamping itu thalasemia juga dibedakan berdasarkan jenis mayor dan minor, diantaranya adalah :

Thalasemia beta mayor, yakni jenis thalasemia yang paling parah. Penderita thalasemia jenis ini harus melakukan tranfusi darah terus-menerus sejak diketahui melalui diagnosa, meskipun sejak bayi. Umumnya bayi yang lahir akan sering mengalami sakit selama 1-2 tahun pertama kehidupannya. Sehingga mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya yang mengakibatkan keterlambatan sirkulasi zat gizi yang kurang lancar.
Thalasemia beta minor, yakni jenis thalasemia yang menyebabkan penderitanya mengalami anemia ringan dan ketidaknormalan sel darah minor. Namun keuntungannya penderita thalasemia jenis ini tidak perlu melakukan tranfusi darah, cukup dengan menjaga pola makan yang banyak mengandung zat besi serta kalsium.
Thalasemia beta intermedia, yakni penderita thalasemia jenis ini hanya perlu melakukan tranfusi darah sewaktu-waktu jika diperlukan dilihat dari parah tidaknya thalasemia yang diderita dan kebutuhannya untuk menambah darah.
Thalasemia alfa mayor. Jenis thalasemia satu ini umumnya terjadi pada bayi sejak masih dalam kandungan. Thalasemia jenis ini terjadi apabila seseorang tidak memiliki gen perintah produksi protein globin. Keadaan ini akan membuat janin atau bayi menderita anemia yang cukup parah, penyakit jantung, dan penimbunan cairan tubuh. Oleh karenanya, apabila bayi sudah diketahui menderita penyakit kelainan darah seperti thalasemia ini, bayi harus mendapatkan tranfusi darah sejak dalam kandungan dan setelah lahir agar tetap sehat.
Thalasemia alfa minor. Termasuk jenis thalasemia ringan yang tidak menyebabkan gangguan pada fungsi kesehatan tubuh. Namun, jenis thalasemia ini umumnya dimiliki oleh wanita dengan latar belakang memiliki penyakit anemia ringan, kelainan gen ini kemudian akan diwariskan kepada anak. Keuntungan yang dimiliki dari thalasemia jenis satu ini tidak memerlukan tranfusi darah. Hanya disarankan untuk banyak mengkonsumsi nilai gizi yang seimbang untuk menunjang kesehatan tubuh, dan pengoptimalan sel darah merah yang sehat dari berbagai sumber makanan yang banyak mengandung zat besi, kalsium, magnesium dsb.
GEJALA THALASEMIA:
Gejala thalasemia terjadi bervariasi tergantung dari jenis thalasemia yang diderita, selain itu dilihat pula dari segi derajat kerusakan gen yang terjadi. Awalnya penyakit thalasemia menunjukkan gejala seperti anemia yakni :

  • Wajah pucat
  • Insomnia atau susah tidur
  • Tubuh mudah merasa lemas
  • Berkurangnya nafsu makan
  • Tubuh mudah mengalami infeksi
  • Jantung bekerja lebih keras untuk memenuhi pembentukan hemoglobin
  • Mengalami kerapuhan dan penipisan tulang. Hal ini disebabkan oleh sumsum tulang yang berperan penting dalam menghasilkan hemoglobin tersebut.

Tulang muka merupakan tulang pipih. Tulang pipih berfungsi memproduksi sel darah. Akibat thalasemia, tulang pipih akan berusaha memproduksi sel darah merah sebanyak-banyaknya hingga terjadi pembesaran tulang pipih. Pada muka, hal ini dapat dilihat dengan jelas karena adanya penonjolan dahi, menjauhnya jarak antara kedua mata, dan menonjolnya tulang pipi (wajah mongoloid)

Limpa berfungsi membersihkan sel darah yang rusak. Pembesaran limpa pada penderita thalasemia terjadi karena sel darah merah yang rusak sangat berlebihan sehingga kerja limpa sangat berat. Selain itu, tugas limpa juga lebih di perberat untuk memproduksi sel darah merah lebih banyak.

PENCEGAHAN THALASEMIA:
Memang, hingga saat ini Thalasemia tidak bisa disembuhkan. Untuk itu diperlukan pencegahan penyebarannya. Penyebaran penyakit ini hanya bisa dilakukan dengan mencegah mereka yang memiliki gen carier Thalasemia sebaiknya tidak menikah dengan sesama pembawa sifat penyakit (carier). Perkawinan dua pembawa sifat-sifat penyakit bisa memungkinkan terlahir anak dengan Thalasemia Mayor (Thalasemia berat).

Yang mengkhawatirkan penyakit ini sebenarnya banyak dialami penduduk negara bekembang termasuk Indonesia. Bahkan hingga saat ini jumlah penderitanya pun terus bertambah. Hingga saat ini thalasemia belum bisa disembuhkan. Secara epidemologi jarang sekali penderita thalasemia yang berhasil mencapai usia lanjut. Meskipun demikian pasien thalasemia tetap harus diobati dan ditanggulangi penyebarannya
Selanjutnya upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan memperbanyak pemberian konseling dan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya memeriksakan diri apakah memiliki gen pembawa thalasemia atau tidak

 Skema gen penurunan penyakit thalasemia:

Jika memiliki 4 orang anak, dengan salah satu orang tua yang memiliki penyakit thalasemia, maka 2 orang anak memiliki kemungkinan tingkat kesehatan tanpa penyakit thalasemia sebesar 50 %, sedangkan 2 anak lainnya memiliki keturunan menderita thalasemia beta dari salah satu orang tua dengan resiko lebih besar di derita oleh sang anak.
Jika memiliki 4 orang anak, dengan kedua orang tua memiliki penyakit thalasemia beta, maka hanya 1 anak yang normal (tidak menderita thalasemia, dan kemungkinan terserang thalasemia hanya 25 %). Sedangkan ketiga anak lainnya memiliki resiko lebih besar menderita tahalasemia beta 25-50 % dari gen orang tua.
PENGOBATAN THALASEMIA:

Pengobatan yang paling optimal adalah transfusi darah seumur hidup. Kelahiran penderita thalasemia dapat dicegah dengan dua cara.
Pertama, mencegah perkawinan antara dua orang pembawa sifat thalasemia.
Kedua, memeriksa janin yang dikandung oleh pasangan pembawa sifat dan menghentikan kehamilan janin bila dinyatakan sebagai penderita thalasemia

Solusi Pengobatan Penyakit Thalasemia Terbaik hanya dengan Obat Tradisional Thalassemia Jelly Gamat Gold-G

jelly gamat gold g

jelly gamat gold g

Obat Tradisional Thalassemia Mengapa dikatakan terbaik ? karena obat Tradisional thalassemia Jelly Gamat gold-g terbuat dari ekstrak teripang/gamat. Teripang merupakan bahan utama jelly gamat gold-g karena sangat berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit thalasemia. Menurut Paulo, glukosaminoglikan dalam teripang mampu mengatasi tulang yang rapuh pada penderita thalasemia mayor. Senyawa tersebut berefek untuk memperbaiki aliran darah dan melancarkan cairan yang tersumbat. Penggunaan teripang untuk penyakit thalasemia dipatenkan oleh Yash Sharma P dari Houston, Amerika Serikat. Menurut Yash yang paling berpengaruh untuk pengobatan thalasemia adalah kandungan N-asam glikolineuraminat yang merupakan dari permukaan sel asam sialat. Sialat terbentuk polisakarida,glikoprotein,dan glikolipida. Saat terjadi mutasi gen, asam glikolineuraminat hilang dari sel.

Maka dari itu , limpa yang membersihkan darah tidak bekerja sebagai mana mestinya. Jadi kandungan Obat Tradisional Thalassemia Jelly gamat gold-g itu memang sangat luar biasa yang mampu menyembuhan berbagai macam jenis penyakit termasuk penyakit thalassemia.

Itulah solusi dari kami untuk anda dalam mencari obat Tradisional yang tepat untuk pengobatan penyakit thalasemia. Segera atasi thalasemia sekarang juga hanya dengan mengkonsumsi obat Tradisioanl thalassemia Jelly Gamat Gold-G. Untuk pemesanan Jelly Gamat Gold-G silahkan kirimkan sms sesuai format beserta kode pemesanan di bawah ini :

Cara Pemesanan Jelly Gamat Gold G Melalui SMS

“ Kode Pemesanan Jelly Gamat Gold G : NAG

Ketik kode pemesanan ( NAG ) : Jumlah Pemesanan : Nama : Alamat : No.Hp/Tlp
Berikut Contoh Pemesanan 3 botol :
NAG : 3 botol : Dani Ramdhani : Jl.Khoer Affandi Rt.01 Rw.02 Setianegara Kec.Cibeureum Kota.Tasikmalaya 46196: 085310236xxx
Penting !!! Kode obat ( NAG ) wajib disertakan pada saat pemesanan
Kirim ke :  081313056955 / 085323239418
atau hubungi kami PIN BB : 299352E8 “
 

“Kami akan langsung menginformasikan total yang harus di bayar termasuk ongkos kirim sesuai dengan kota tujuan setelah anda mengirim SMS pemesanan ( Khusus untuk pemesanan 1 botol bisa kami kirim dulu dan pembayaran setelah barang sampai ).”

  • Cara Pembayaran

Pesan Sekarang Juga Dan Pembayaran bisa anda lakukan melalui transfer ke salah satu no.rekening di bawah ini :

Bank Mandiri Cab Otista Tasikmalaya
No Rekening : 1310006023925
atas nama : Apar Suparjo

Bank BCA cab Tasikmalaya
No Rekening : 0540636079
atas nama : Apar Suparjo

Bank BTN cab Tasikmalaya
No Rekening : 00034-01-50-032128-2
atas nama : Apar Suparjo

Bank BRI Unit Siliwangi Cab Tasikmalaya
No Rekening : 4462-01-011473-53-1
atas nama : S i s k a

Bank BNI Cab. TASIKMALAYA
no Rekening : 0232061606
atas nama : Siska

 
  • Semua pengiriman BISA DILACAK statusnya secara online melalui website jasa pengiriman JNE di :www. jne.co.id
  • Simpanlah dengan baik NO RESI yang kami kirim dan anda bis cek di situs www. jne.co.id
  • Beli produk secara online di situs / website agen resmi, seperti kami sehingga terjaga dari unsur penipuan dan unsur kepercayaan akan tetap terjaga.

” Wujudkan hidup anda yang sehat dari berbagai macam penyakit dan atasi penyakit anda dengan obat alami yang diproduksi TANPA ZAT KIMIA sehingga khasiatanya aman dan tidak mengandung efek samping atau efek ketergantungan”.

Iklan
Dipublikasi di Tak Berkategori | Tag , | Meninggalkan komentar